Dear Ganis

Dear Ganis

Sahabat lama serasa teman baru, kadang muncul kadang menghilang. Tanpa pernah tahu apa yang sedang terjadi, tanpa pernah paham apa yang seharusnya kumengerti, aq hanya manusia biasa yg sering berbuat salah dan dosa.

Aq nggak bisa bicara langsung ke kamu, aku juga nggak bisa secara langsung menemuimu. Mungkin dianggap pengecut mungkin dianggap tidak gentlemen, nggak berani, nggak pd ato apalah anggapanmu terserah. Dan itu lebih baik dianggap seperti itu.  Aq nggak akan membela diri, aq juga nggak akan menyalahkan.

Aq hanya bisa bertahan dengan prinsip yang aq pegang. Dan aq lebih suka menggenggam prinsip tetep ditangan dan mendapat penuh sangkaan, dari pada aku melepas sebuah prinsip hanya untuk mendapatkan sebuah pujian.

Sebuah prinsip yang terkadang terlihat konyol bagi sebagian orang, aq tahu nggak semua orang bisa menerima dengan prinsip yang aq yakini. Dan terkadang memang prinsip harus disembunyikan dan disimpan dalam2.

Dan inilah salah satu prinsip yang aq yakini .Mungkin akan sangat menyakitkan bagi sebagian orang, bahkan mungkin akan ditentang habis2an. Aq memang bukan sosok yg religius aku juga bukan orag alim, aq adalah manusia biasa yg sering kali berbuat dosa.

Dalam agama yang aq yakini nggak ada yang namanya PACARAN karena itu sama saja mendekati zina dan hukumnya dosa, dan dalam agama q yang ada hanyalah perkenalan alias ta’aruf. Bukan PACARAN seperti yang terjadi di jaman sekarang. Sekali lagi aq nggak mau berdebat masalah prinsip karena tiap orang punya jalan hidupnya masing2.

Dan hidup memang pilihan, maka inilah jalan hidup yang aq pilih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s